All for Joomla The Word of Web Design

Peduli Pendidikan Karakter, P2U Tebar Kalender Anak Islam 2018 di Tiga Wilayah

Parisada Peduli Umat (P2U) sebagai LAZIS YPH, menggelar kegiatan Tebar Kalender Anak Islam 2018. Sesuai judulnya, bentuk kegiatan ini adalah memberikan kalender edukatif kepada anak-anak atau santri yang berada di tiga wilayah, yaitu Kopo Cirangrang, Parakan Muncang, dan Ciguruwik, Sabtu dan Minggu (6-7/1/2018).

Kegiatan Tebar Kalender Anak Islam 2018 yang dilaksanakan oleh P2U melalui program Bagja Babagi ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap pendidikan karakter anak dengan memanfaatkan  momen pergantian  tahun. Kalender yang berisi kisah-kisah edukatif tersebut dapat menjadi salah satu media untuk belajar anak-anak.

Kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sekedar membagiakan kalender kepada anak-anak begitu saja. Sebelum acara penyerahan, anak-anak diberikan pertanyaan ringan seputar pendidikan Agama Islam. Anak yang dapat menjawab pertanyaan, kemudian diberikan hadiah kalender. Tujuannya, agar anak-anak menghargai apa yang mereka dapatkan. Tidak ada satu hal pun yang dapat mereka raih tanpa ada usaha. Hal tersebut harus menjadi salah satu karakter yang tertanam pada diri anak-anak sejak dini. Selain itu, melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita dapat mengetahui sejauh mana wawasan Islam anak-anak di daerah tersebut.

Karakter yang kuat serta wawasan yang luas sangat penting dimiliki anak sejak dini, terlebih di jaman yang serba modern ini. Derasnya arus informasi dari media massa, baik cetak maupun digital memberikan nilai positif sekaligus negatif. Hal ini menjadi tantangan dalam mempersiapkan generasi yang unggul di masa depan. Kemajuan dalam teknologi atau pembangunan fisik saja tidaklah cukup tanpa pembentukan karakter. Karena hal tersebut hanya akan menghasilkan generasi yang lemah secara mental, kurangnya kemandirian dan mudah putus asa.

Sementara itu, warga juga menyambut positif atas terselenggaranya kegiatan Tebar Kalender Anak Islam 2018 ini. Warga bersyukur dengan adanya kalender yang bernilai edukasi ini, anak-anak memiliki media lain untuk belajar, terutama dalam pembentukan karakter. Begitu pun dengan anak-anak, mereka sangat antusias menjawab pertanyaan untuk mendapatkan kalender tersebut. Hal ini memberikan semangat yang lebih kepada panitia untuk senantiasa menebar manfaat kepada masyarakat.

 

 

 

%d blogger menyukai ini: